Ribuan Warga Datangi Mapolres Sijunjung, Minta Klarifikasi Pemberitaan Tambang yang Dinilai Tidak Berimbang
Dalam pertemuan tersebut, warga meminta agar informasi yang dianggap tidak sesuai dengan kondisi lapangan dapat diklarifikasi dan ditinjau kembali.
Polres Sijunjung juga memfasilitasi pertemuan antara perwakilan masyarakat dengan Jonni. Dalam dialog tersebut, kedua pihak menyampaikan pandangan masing-masing terkait persoalan yang terjadi.
Jonni menyampaikan permohonan maaf apabila informasi yang selama ini disampaikan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Ia juga menyatakan kesediaan untuk memberikan klarifikasi terhadap hal-hal yang menjadi keberatan warga.
Terkait dugaan penganiayaan, Jonni bersama Wali Nagari Limo Koto, Ketua KAN Limo Koto, Jorong Aur Gading, serta Jorong Batu Gandang sebagai perwakilan masyarakat Kecamatan Koto VII sepakat menyelesaikan persoalan tersebut melalui musyawarah dan pendekatan kekeluargaan.
Kapolres Sijunjung menyampaikan bahwa kepolisian menghargai aspirasi masyarakat, namun seluruh aktivitas pertambangan tetap harus berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.








Komentar