Tanggapi Isu Pemakzulan Presiden Prabowo, Haris Pertama: Opini yang Menyesatkan
DAILYKLIK.ID, JAKARTA - Munculnya sejumlah gerakan yang diduga mendorong agar terjadinya pemakzulan terhadap Presiden Prabowo Subianto lewat berbagai bentuk protes, seperti aksi jalanan, forum diskusi, hingga konten opini publik di media massa yang dinilai sarat provokatif.
Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama pun ikut angkat bicara.
Haris berpandangan bahwa dorongan pemakzulan melalui tekanan non konstitusional tidak mencerminkan kedewasaan dalam berdemokrasi, bahkan berpotensi mengganggu stabilitas nasional.
Ia menjelaskan bahwa demokrasi di negeri ini memiliki mekanisme yang jelas dan konstitusional. Sehingga upaya-upaya pemakzulan yang didorong melalui tekanan jalanan adalah bentuk non konstitusional.
Haris mengaku heran dengan berkembangnya narasi pemakzulan, sebab pemerintahan Presiden Prabowo saat ini baru berjalan satu setengah tahun dan dinilai telah menunjukkan berbagai capaian.
"Publik perlu melihat kinerja pemerintah secara objektif, bukan terjebak pada opini yang menyesatkan oleh segelintir petualang kekuasaan," jelas Haris Pertama dalam keterangannya, Sabtu (11/4/2026).