Sekilas Info

UMKM Sumut Didorong Agar Naik Kelas, Digitalisasi Jadi Penentu

Produktivitas Belum Sejalan dengan Jumlah Pelaku

Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, M. Riza Damanik, mengingatkan bahwa jumlah UMKM yang besar belum otomatis berbanding lurus dengan produktivitas. Banyak usaha masih bekerja dengan skala kecil dan biaya operasional tinggi.

Ia mencontohkan model Krisna Oleh-Oleh di Bali yang hanya memproduksi sebagian kecil barang sendiri, sementara ratusan UMKM lokal lainnya menjadi pemasok. Pendekatan ini menjaga kualitas, mempercepat inovasi, dan memperluas jangkauan distribusi.

“Kalau mau berkembang, jangan jalan sendiri. Besarkan ekosistemnya,” ujar Riza. Ia juga menegaskan pentingnya legalitas dan sertifikasi sebagai syarat masuk ke pasar modern serta perlunya pembiayaan yang diarahkan ke sektor produksi.

Mindset Baru untuk Bertahan

Guru Besar Ekonomi Universitas Sumatera Utara, Ritha Dalimunthe, menilai kunci transformasi UMKM ada pada perubahan pola pikir. Banyak pelaku usaha—katanya—terjebak dalam rutinitas produksi tanpa membaca tren konsumen.

“UMKM harus berani memetakan peluang, mengolah potensi lokal, dan mengemas produk dengan cerita yang kuat,” ujar Ritha. Baginya, digitalisasi sudah menjadi kebutuhan dasar, baik untuk promosi, pencatatan keuangan, hingga perencanaan produksi.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dedy Hu
Editor: Dedy Hu
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga