Bupati Taput JTP Hutabarat Ajak ASN Berpikir Out of The Box dan Berinovasi untuk Pelayanan Publik
Untuk meningkatkan profesionalisme aparatur, Bupati meminta BKPSDM menyiapkan program pelatihan kepemimpinan bagi pejabat eselon serta melakukan penilaian kinerja ASN dan PPPK secara objektif.
“Pejabat eselon wajib ikut pelatihan kepemimpinan sesuai jenjangnya, seperti Diklatpim IV atau PKP bagi eselon IV. Tujuannya agar pimpinan mampu mengelola kegiatan dengan efektif,” jelasnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa mulai tahun depan akan ada evaluasi bagi tenaga PPPK. “Sebanyak 25 persen yang nilainya tidak memenuhi standar akan disesuaikan statusnya menjadi PPPK paruh waktu. Ini bukan hukuman, tapi evaluasi objektif agar semua bekerja lebih baik,” katanya.
Selain itu, Bupati mengungkapkan adanya pengurangan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat secara nasional. Ia menilai kondisi ini menuntut semua perangkat daerah untuk lebih kreatif dan tidak hanya bergantung pada anggaran pusat.
“Ini tantangan bagi kita semua. Jangan hanya menunggu bantuan. Gunakan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), untuk mencari ide dan solusi baru dalam bekerja,” pesannya.








Komentar