Sekilas Info

Geopark Toba Uji Ulang Status Dunia, Asesor UNESCO Tinjau Langsung Toba Caldera Resort

Dua asesor internasional, Prof. José Brilha dari Portugal dan Prof. Jeon Yongmun dari Korea Selatan, tiba langsung di kawasan Danau Toba untuk mengevaluasi pengelolaan kawasan dari berbagai aspek.

Revalidasi ini menggunakan sistem penilaian tiga warna: hijau berarti status dipertahankan, kuning menunjukkan perlu perbaikan dalam dua tahun, dan merah berarti status dicabut. Target saat ini jelas—Geopark Toba mengincar kartu hijau.

Plt. Kepala Bappelitbang Sumut Dr. Dikky Anugrah dan Kadis Budaya dan Pariwisata Sumut Yuda Pratiwi Setiawan turut mengawal proses ini, menunjukkan komitmen penuh dari pemerintah provinsi untuk mendukung keberlanjutan geopark.

Proses revalidasi Geopark Toba resmi dimulai pada 21–25 Juli 2025. Dua asesor dari UNESCO Global Geopark, yakni Prof. José Brilha dari Portugal dan Prof. Jeon Yongmun dari Korea Selatan, hadir langsung untuk melakukan penilaian ulang terhadap status Geopark Toba sebagai kawasan warisan geologi dunia.

Sejauh ini, berbagai kemajuan telah dicapai, mulai dari penguatan kelembagaan, pengembangan geowisata, hingga pelatihan sumber daya manusia. Jika Geopark Toba berhasil mempertahankan statusnya, maka kawasan ini akan semakin diperhitungkan dalam peta pariwisata dunia—sebagai destinasi yang tak hanya indah, tapi juga sarat edukasi dan semangat konservasi.

Klik saluran Whatsapp ini untuk terus memperbaharui Berita terkini bagi Anda.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Dedy Hu
Photographer: Devis Karmoy

Baca Juga