WALHI NTT Kecam Uji Petik PLTP Flores–Lembata: “Sandiwara yang Legalkan Kejahatan Intelektual”
WALHI juga menyoal keterlibatan PLN—sebagai pelaksana proyek—dalam tim uji petik, yang menurut mereka mencederai prinsip evaluasi yang objektif. Di beberapa lokasi seperti Waesano, tim bahkan disebut tak turun ke lapangan dan hanya menggelar diskusi di kantor bupati. “PLN bukan evaluator, tapi objek evaluasi. Keikutsertaan mereka menunjukkan konflik kepentingan yang parah,” tambahnya.
Tak hanya mengkritik teknis pelaksanaan uji petik, WALHI juga menyoroti dampak nyata proyek geothermal yang telah memicu semburan lumpur, gangguan kesehatan, dan keretakan sosial di masyarakat. Mereka juga menyebut PLN telah mengadu domba warga pro dan kontra di lapangan, namun tak ada catatan tentang hal ini dalam laporan Satgas.
Berdasarkan semua temuan tersebut, WALHI NTT menyatakan mosi tidak percaya terhadap Satgas dan seluruh hasil uji petik. Mereka menuntut Gubernur NTT segera menghentikan seluruh proyek panas bumi di Pulau Flores dan Lembata.
“Jangan biarkan masa depan masyarakat ditentukan oleh evaluasi yang cacat, apalagi yang dibangun di atas kejanggalan dan kebohongan akademis,” tutup WALHI.








Komentar