Nelayan Kecil Terjepit Regulasi: HNSI NTT Tolak VMS, Sebut Kebijakan Tak Sesuai Realita di Laut
Apalagi, sejak Desember 2024 hingga Maret 2025, nelayan di NTT tak bisa melaut akibat cuaca ekstrem. Ketika cuaca mulai bersahabat, peluang untuk kembali mencari nafkah justru terhambat aturan baru yang belum tentu cocok dengan kondisi di lapangan.
“Kami bukannya menolak pengawasan, tapi tolong lihat kondisi kami. Jangan samakan kami dengan korporasi besar. Kami hanya ingin bisa melaut dan menghidupi keluarga,” ujar Wahid.
HNSI NTT mendesak pemerintah pusat untuk segera meninjau ulang, bahkan mencabut aturan VMS bagi kapal kecil. Mereka juga meminta pemerintah daerah lebih aktif membela nasib nelayan lokal, agar roda ekonomi pesisir kembali bergerak.
“Kalau kapal tidak bisa melaut, maka seluruh rantai ekonomi perikanan juga ikut lumpuh,” tegasnya.
Sebagai langkah lanjutan, HNSI NTT berencana mengirim surat terbuka kepada pemerintah daerah dan pusat. Aspirasi ini diharapkan bisa membuka ruang dialog dan kebijakan yang lebih adil bagi nelayan kecil.








Komentar