Pasar Rakyat di Adonara Timur Terbengkalai, Dana Rp6 Miliar Mubazir
“Ini persoalan budaya dan mentalitas pedagang kita yang lebih suka berjualan di tepi jalan. Penertiban sudah dilakukan berkali-kali, tapi mereka tetap kembali ke luar,” kata Siprianus.
Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, TNI, dan Polsek setempat untuk melakukan penertiban lebih lanjut.
Namun, hingga kini, pasar yang diharapkan bisa meningkatkan perekonomian daerah itu justru menjadi proyek mangkrak yang membebani anggaran negara.








Komentar