Militansi Anak Abah menjadi kekuatan baru penyeimbang demokrasi
Berasal dari kata Latin abad ke-15 'militare', militansi berarti kesetiaan 'mengabdi layaknya seorang tentara". Militansi selalu diukur dengan loyalitas, kerja keras, bahkan kepatuhan.
Itulah fenomena saat ini, Militansi anak Abah dibuktikan dalam perhelatan pilkada daerah khusus Jakarta.
Setelah Anies Baswedan mendukung pasangan Mas Pram dan Bang Doel, secara simultan diikuti oleh seluruh para pendukung Anak Abah di seluruh penjuru kota.
Perolehan 50.07 % adalah angka psikis strategis, tidak ada angka 50% jika hanya berkurang 1% pun itu artinya pergerakan anak Abah sangat berpengaruh dan terbukti.
Ketika disebut anak abah semua akan tertuju pada satu figur utama yakni Anies Baswedan, anak Abah lahir dari sebuah keresahan dan kesadaran kolektif dengan menyatukan ide dan gagasan dalam sebuah entitas politik.