Proyek ENVISION Sejahterakan Masyarakat Desa di NTT
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi NTT, Viktorius Manek menjelaskan rekomendasi empat poin penting bagi BUMDes dalam mengembangkan usahanya.
Diantaranya, mengoptimalkan potensi desa, pemilihan manajer yang tepat, memiliki visi dan rencana aksi yang jelas, serta menemukan mekanisme operasional yang efektif menjadi langkah penting dalam menjaga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa berkelanjutan.
Baca juga: Kerjasama BNSP, LPPM USU Berhasil Sertifikasi 50 Pemandu Wisata
"Dalam wawasan yang lebih luas, kesetaraan gender dan inklusi sosial, termasuk bagi penyandang disabilitas, adalah fondasi yang penting dalam perkembangan komunitas. Kami sangat senang melihat bagaimana ENVISION, yang didanai oleh Uni Eropa, telah memberdayakan 50 BUMDes dalam konteks pemberdayaan ekonomi perempuan dan pemuda desa," ungkap Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Piket.
"Langkah ini merupakan terobosan yang akan terus berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat desa di NTT," lanjutnya.
Proyek ENVISION mengakhiri perjalanannya dalam acara selama dua hari pada tanggal 10-11 Agustus 2023. Acara tersebut diakhiri dengan talk show yang penuh informasi, yang mencakup hasil proyek, kisah sukses, praktik baik, serta rekomendasi kebijakan berdasarkan pengalaman implementasi di tingkat desa.
Baca juga: Studi ILO dan OJK: Kebutuhan Mendesak akan Transformasi Digital di BPR dan BPRS
Pada akhirnya, pengalaman dan praktik baik yang diperoleh dari proyek ENVISION diharapkan dapat menginspirasi BUMDes lainnya dalam mewujudkan pembangunan desa yang inklusif dan berkelanjutan, yang tidak meninggalkan siapa pun di belakang.








Komentar