Sekilas Info

Efek Kasus Sambo, Jokowi Disarankan Bentuk Timsus di Luar Polri

Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) Haris Pertama saat memberikan arahan dalam Kongres KNPI Ke XVI di Ternate, Maluku, Mei 2022 lalu.

Ketua Umum DPP KNPI dua periode ini juga menyerukan agar soliditas di tubuh Polri harus tetap terjaga.

"Masyarakat Indonesia mengharapkan adanya soliditas di tubuh Polri, jangan perlemah timsus bentukan Kapolri yang dapat mengaburkan kasus sambo ini," seru Haris Pertama.

Disis lain, Haris berharap kasus Sambo dapat diselesaikan dan menghukum seberat-beratnya tanpa saling sandera dengan berbagai isu liar yang tengah mengguncang Institusi Polri.

"Timsus agar terus berjalan, jerat Sambo dan tersangka yang terlibat dengan hukuman yang seberat-beratnya," ujarnya.

"Jangan terpancing dengan isu liar yang dijadikan oleh oknum dalam menghancurkan institusi Polri. Karena situasi sekarang dengan berbagai isu liar ibarat mencari tikus dengan cara bakar lumbung padinya", tambah Haris Pertama.

Dia berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar turun tangan menyelesaikan persoalan internal Polri dengan membentuk tim khusus di luar Polri.

"Kami berharap Presiden Joko Widodo dapat turun langsung dengan bentuk tim khusus dengan anggotanya berasal dari luar institusi Polri dalam mengatasi berbagai isu liar dari efek kasus sambo ini," tuturnya.

Lanjut Haris menyebut bahwa tim khusus bentukan Presiden Jokwoi sudah menjadi urgensi dalam menjaga marwah pemerintahan Jokowi di periode keduanya.

"Tim khusus bentukan Presiden Jokowi sangat urgen karena efek sambo ini jadi seperti saling sandera antar kelompok di tubuh Polri dan mencoba memperlemah timsus bentukan Kapolri, sehingga timsus bentukan Presiden selain nantinya dapat mensupervisi timsus Kapolri yang sudah ada juga dapat melakukan penataan internal dalam memperbaiki citra Institusi Polri yang semakin suram efek kasus Sambo ini", jelasnya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dwi/Devis
Editor: Redaksi
Photographer: Ist

Baca Juga