Presidensi G20 Jadi Ajang Kembangkan 5G Disegala Sektor
Saat ditanya soal kesiapan Indonesia untuk mengadopsi 5G, Wan mengatakan Indonesia memiliki potensi tertinggi di Asia Tenggara dalam pemanfaatan 5G. Namun, masih terdapat sejumlah tantangan yang harus diatasi.
"Pertama adalah soal alokasi frekuensi. Kunci dari adopsi jaringan baru adalah frekuensi. Kedua, adalah pemerataan jaringan, mengingat Indonesia merupakan negara kepulauan yang besar. Namun, itu semua pasti bisa dihadapi," ungkapnya.
Spektrum baru ini, yakni jaringan 5G multilayer dengan pita rendah, sedang, dan tinggi – akan dapat menghasilkan pengalaman berukuran Gigabit berkecepatan tinggi di seluruh negeri.
Hingga saat ini, jaringan 5G Huawei telah mendukung ratusan ribu pelanggan dan lebih dari 3 ribu proyek bisnis di seluruh dunia. "Huawei tidak hanya memberikan dukungan kepada para operator agar tetap unggul dalam kapabilitas jaringan, namun juga unggul dari sisi bisnis, inovasi, serta keberlangsungannya," tandas Wan seperti dilansir dari Antara.








Komentar