Sekilas Info

Pemerintah RI Siap Fasilitasi Kepulangan TKI asal Binjai dari Ukraina

Ritami, ibu kandung dari salah seorang TKI bernama Muhammad Raga Prayuda menangis terisak-isak.

"Tapi mana bisa saya tenang melihatnya lari-lari gitu, semuanya bom. Bagaimana saya bisa tenang walau dia (Raga) bilang baik-baik saja, mamak jangan cemas," ujar Ritami usai video konferen dengan KBRI untuk Ukraina.

Dia menangis ketika diwawancarai wartawan. Suaranya yang terisak-isak tidak dapat disembunyikannya.

Menurutnya, kondisi Raga dan 8 tenaga kerja Indonesia lainnya saat ini sedang bersembunyi di bawah bunker.
Bahaya terus mengintai akibat perang yang berkecamuk antara Rusia dengan Ukraina.

"Sebelum video call sama saya kayaknya masih tenang tenang saja ni pemerintah, tapi begitu dia tunjukkan video lari bom semua mendengar, baru adalah solusinya lah dari sini," bebernya.

Ritami mengakui ada rasa tenang sedikit usai menyampaikan harapan kepada KBRI. Karenanya, dia berharap agar KBRI segera melakukan evakuasi ke tempat yang lebih aman.

Informasi diperoleh, 6 diantaranya warga Kota Binjai dan 3 lagi di Kabupaten Langkat. Mereka adalah, Iskandar, Muhammad Raga Prayuda, Muhamad Aris Wahyudi, Syahfitra Sandiyoga, Agus Alfirian, Rian Jaya Kusuma, Dedi Irawan, Zulham Ramadhan dan Amri Abas. Istri Iskandar, Ainul Rodia mengakui hal tersebut.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Bayu D Aditama
Editor: Andi Yusri
Photographer: Bayu D Aditama

Baca Juga