Sekilas Info

Banjir Bandang Menyapu Puluhan Hektar Lahan Padi

Banjir Bandang di Sungai Uluaer yang terjadi pada Jumat (26/3/2021) dini hari, yang merusak puluhan hektar lahan padi warga di Kabupaten Padanglawas, Sumatera Utata.

Tak hanya dirinya, puluhan warga lainnya di desa itu juga mengalami nasib yang sama.

Warga menduga, meluapnya Sungai Uluaer karena telah rusaknya hutan. Sebab akhir-akhir ini kerap terjadi penebangan kayu secara liar di kawasan hutan bukit barisan di hulu Sungai Uluaer.

Hasibuan mengatakan, warga Desa Uluaer sempat resah ketika mendengar suara gemuruh air sungai yang meluap. Warga juga khawatir jika luapan air sampai ke pemukiman warga.

"Satu malaman itu warga resah, tidak bisa tidur. Semuanya terus berjaga-jaga mengantisipasi kemungkinan air bah sampai ke pemukiman warga," tuturnya.

Lanjut Hasibuan menjelaskan bahwa, dampak meluapnya Sungai Uluaer tidak hanya menimpa warga Desa Uluaer, tetapi semua desa yang berada di sepanjang daerah aliran sungai Uluaer, termasuk Desa Aekbargot, Binanga Tou, Hutabaru Siundol, Siundol Dolok, Siundol Julu, Siundol Jae, Hutabargot, Pagaranbira Julu.

Bahkan hingga ke Desa Pagaranbira Jae di Kecamatan Sosopan hingga ke Desa Siraisan Kecamatan Ulu Barumun, ikut terkena dampaknya.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Devis
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga