Pemuda Katolik Medan Desak Pemko Siapkan Respons Darurat Hadapi Kabut Asap
MEDAN, DAILYKLIK.id — Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Kota Medan mendesak Pemerintah Kota Medan memperkuat kesiapsiagaan kesehatan menyusul memburuknya kualitas udara akibat polusi dan sebaran asap kebakaran. Selain mendukung imbauan pencegahan dari pemerintah, organisasi ini meminta langkah konkret untuk mengantisipasi peningkatan gangguan pernapasan di masyarakat.
Berdasarkan data yang dikutip dari publikasi resmi Pemko Medan, kualitas udara di kawasan Jalan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal, pada 14 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB berada dalam kategori Tidak Sehat, dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sebesar 136.
Sementara itu, data BMKG pada pukul 08.00 WIB mencatat konsentrasi PM2.5 di Medan mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik, yang juga masuk kategori Tidak Sehat.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan polusi udara dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga yang memiliki penyakit pernapasan atau jantung.
Ketua Pemuda Katolik Komcab Kota Medan, Argandhi Siloam Yosua Manalu, mengatakan imbauan pencegahan perlu diikuti kesiapan layanan kesehatan dan mekanisme respons yang jelas jika jumlah warga dengan keluhan pernapasan meningkat.
“Kami mendukung penuh imbauan preventif Pemerintah Kota Medan dan Dinas Kesehatan. Namun, upaya perlindungan masyarakat juga harus disertai kesiapan pelayanan kesehatan dan langkah antisipasi yang jelas apabila terjadi peningkatan kasus gangguan pernapasan. Keselamatan warga harus menjadi prioritas bersama,” kata Argandhi.








Komentar