GMNI Sumut Soroti Kelangkaan BBM, Desak Evaluasi Total Manajemen Pertamina Patra Niaga Sumbagut
MEDAN, DAILYKLIK.id – DPD Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sumatera Utara mendesak dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap manajemen Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menyusul kembali terjadinya kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah di Sumatera Utara.
Menurut DPD GMNI Sumut, antrean panjang di SPBU, sulitnya masyarakat mendapatkan Pertalite dan Biosolar, serta terganggunya aktivitas ekonomi menunjukkan persoalan distribusi BBM tidak lagi dapat dianggap sebagai kendala teknis semata, melainkan telah menjadi persoalan pelayanan publik yang perlu segera dibenahi.
Ketua DPD GMNI Sumatera Utara, Michael Situmeang, S.H., menegaskan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut sebagai pihak yang mendapat penugasan dari negara memiliki tanggung jawab untuk menjamin ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM kepada masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan distribusi energi tidak hanya diukur dari ketersediaan stok di terminal BBM, tetapi dari kemampuan masyarakat memperoleh BBM dengan mudah di SPBU saat dibutuhkan.
"Ukuran keberhasilan Pertamina bukan besarnya stok di terminal BBM, melainkan tersedianya BBM di SPBU ketika dibutuhkan masyarakat. Jika rakyat harus mengantre berjam-jam bahkan tidak memperoleh BBM, berarti pelayanan publik belum berjalan sebagaimana mestinya," ujar Michael Situmeang.








Komentar