GMKI UHN Medan Bagikan 250 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap, Desak Penanganan Karhutla
GMKI UHN Medan juga mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat pencegahan karhutla, menindak pelaku pembakaran lahan sesuai ketentuan hukum, serta memastikan layanan kesehatan tersedia bagi masyarakat yang terdampak kabut asap.
Yoel mengatakan pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan mempertimbangkan aksi lanjutan apabila kondisi memburuk.
“Kami akan terus memantau perkembangan situasi. Jika kondisi memburuk, kami siap bergerak lagi. Kepedulian tidak boleh berhenti hanya karena satu kegiatan selesai,” katanya.
Kegiatan tersebut melibatkan kader GMKI Komisariat UHN Medan dari berbagai bidang, serta mendapat dukungan dan keterlibatan Darni Lase dan PT Alkes Medan.

Aksi ini menunjukkan peran organisasi mahasiswa dalam merespons persoalan lingkungan dan kesehatan publik melalui bantuan langsung. Di sisi lain, penanganan karhutla secara berkelanjutan tetap membutuhkan upaya pencegahan, penegakan hukum, dan perlindungan bagi masyarakat terdampak.








Komentar