1,6 Juta Orang Terindikasi Gangguan Penglihatan, Kemenkes Perkuat Skrining Mata
Kemenkes juga berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) untuk mengatasi ketimpangan alokasi layanan operasi katarak di berbagai daerah.
Direktur Penyakit Tidak Menular Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi, mengatakan pengembangan vision center menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan kesehatan mata kepada masyarakat.
Melalui model tersebut, Puskesmas, dinas kesehatan, organisasi profesi, kader kesehatan, dan mitra pembangunan dihubungkan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan pemeriksaan dan layanan kesehatan mata.
Menurut Nadia, selama ini sebagian besar pelayanan kesehatan mata dilakukan di rumah sakit sehingga masyarakat di sejumlah wilayah harus menempuh perjalanan untuk memperoleh pemeriksaan dan penanganan. Melalui vision center, layanan pemeriksaan mata, dukungan tenaga profesional, dan penyediaan kacamata diharapkan dapat diperluas hingga tingkat Puskesmas.
Dari sisi kemitraan, Chief of Programs & Partnership The Fred Hollows Foundation, Amanda Huang, menjelaskan bahwa program CCEC merupakan kelanjutan kerja sama dengan pemerintah Indonesia untuk memperluas pelayanan kesehatan mata berbasis masyarakat.








Komentar