Gubernur Mahyeldi Minta Peredaran Narkoba Dicegah dari Pintu Masuk hingga Nagari
PADANG, DAILYKLIK.id — Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayahnya dilakukan secara menyeluruh. Pengawasan, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan penangkapan dan pemusnahan barang bukti, tetapi harus dimulai dari pintu masuk daerah hingga lingkungan masyarakat.
Hal itu disampaikan Mahyeldi saat menghadiri konferensi pers dan pemusnahan barang bukti narkotika di halaman Mapolda Sumatera Barat, Kamis, 20 Agustus 2026.
Mahyeldi mengatakan pemberantasan narkotika membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Aparat penegak hukum, pemerintah daerah, sekolah, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, pemuda, hingga generasi muda perlu mengambil peran dalam memutus mata rantai peredaran narkoba.
Ia secara khusus meminta pemerintah nagari, ninik mamak, Kerapatan Adat Nagari (KAN), dan pemuda menjadi garda terdepan dalam melakukan pencegahan. “Kita harapkan nagari-nagari, Kerapatan Adat Nagari dan pemuda bisa menjadi yang terdepan dalam melakukan pencegahan. Agar peredaran narkoba dapat kita minimalisir,” ujar Mahyeldi.
Selain di tingkat nagari, pencegahan juga akan diperkuat di lingkungan pendidikan. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat akan mendorong Dinas Pendidikan dan sekolah meningkatkan edukasi mengenai bahaya narkotika sekaligus memperkuat upaya pencegahan di kalangan pelajar. “Nanti insyaAllah melalui Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah, ini akan kita maksimalkan lagi ke depan. Semua akan maksimal, jika kolaborasi dan sinergitas lintas sektor terjaga,” katanya.