1. Beranda
  2. Nasional

Hasto Mendaki Pusuk Buhit, Menautkan Kemerdekaan, Spiritualitas, dan Doa untuk Rakyat

Oleh ,

SAMOSIR, DAILYKLIK.id — Malam menjelang peringatan 81 tahun Kemerdekaan Indonesia, Gunung Pusuk Buhit menjadi ruang perenungan bagi Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hasto mendaki gunung setinggi 1.982 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu pada Sabtu (15/8/2026) malam. Pendakian tersebut bukan sekadar perjalanan menuju ketinggian, melainkan bagian dari ziarah kebudayaan dan refleksi menjelang Hari Kemerdekaan.

Dalam tradisi masyarakat Batak, Pusuk Buhit memiliki kedudukan penting karena dipercaya berkaitan dengan asal-usul Si Raja Batak. Bagi Hasto, kisah tersebut tidak berhenti sebagai mitologi. Ia melihatnya sebagai pintu masuk untuk memahami hubungan manusia, kebudayaan, alam, dan keyakinan kepada Tuhan.

Hasto mendaki bersama kuncen Pusuk Buhit, Sediaman Limbong. Turut dalam rombongan Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon, Johannes Oberlin Tobing, Aryo Seno Bagaskoro, dan Mohamad Guntur Romli.

Dari Pusuk Buhit, Kemerdekaan Dimaknai Kembali

Sebelum pendakian, Hasto mengajak rombongan berdoa. Nama Bung Karno, Bung Hatta, para pahlawan, Megawati Soekarnoputri, kader PDI Perjuangan, dan rakyat Indonesia disebut dalam doa tersebut.

Berita Lainnya