1. Beranda

Stafsus Menhan Lenis Kogoya Ultimatum TPNPB-OPM Hentikan Kekerasan dan Tinggalkan Wamena

Oleh ,

Jakarta, DAILYKLIK.id - Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan Negara, Lenis Kogoya, meminta TPNPB-OPM menghentikan aksi kekerasan terhadap warga sipil dan meninggalkan wilayah Wamena serta sekitarnya.

Pernyataan itu disampaikan Lenis menyusul meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua dalam beberapa waktu terakhir. Dia menyoroti sejumlah aksi yang disebutnya berupa intimidasi, penganiayaan, pembunuhan terhadap warga sipil, guru, misionaris, dan penginjil, serta pembakaran fasilitas pendidikan.

"Saya sampaikan kepada seluruh pasukan TPNPB bahwa belakangan ini eskalasi kekerasan, penyesatan, hingga pembunuhan eksekusi mati antarwarga sipil, guru, misionaris, dan penginjil terus terjadi. Bahkan mama-mama disiksa dan fasilitas sekolah dibakar. Aksi-aksi ini harus segera dihentikan," kata Lenis dalam keterangan resminya, Senin, 10 Agustus 2026.

Lenis menyampaikan tiga tuntutan kepada TPNPB-OPM. Pertama, menghentikan penyebaran isu provokatif di media massa serta ancaman pembunuhan terhadap warga sipil dan pemerintah daerah.

Kedua, Lenis meminta kelompok tersebut meninggalkan Wamena dan wilayah sekitarnya. Menurut dia, keberadaan mereka tidak boleh mengganggu aktivitas masyarakat, termasuk persiapan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.

Berita Lainnya