Chaidir Saleh Bangkit dari Stroke, Jadi Mentor Petani Milenial Lewat Sekolah Lapang Melon
Keberhasilan itu membuat permintaan Melon Golden Alisha terus meningkat, baik dari masyarakat melalui media sosial maupun pusat perbelanjaan dan swalayan. Hasil usaha tersebut bahkan mampu membiayai pendidikan anaknya hingga perguruan tinggi.
Namun, pada Desember 2024, Chaidir mengalami stroke ringan yang membuat aktivitas bertaninya sempat terhenti. Melihat kondisi tersebut, perusahaan melalui Program Smart Agriculture Melonesia memberikan pendampingan sekaligus melibatkan Chaidir sebagai mentor bagi Kelompok Tani Melon Mutiara dan peserta Sekolah Lapang.
Dalam program tersebut, Chaidir membagikan pengalaman mengenai teknik menghasilkan melon berkualitas sekaligus memperkenalkan inovasi pengelolaan media tanam polybag yang dapat digunakan hingga 22 kali masa tanam. Inovasi itu mampu menekan biaya media tanam menjadi sekitar Rp400 hingga Rp500 per siklus budidaya, jauh lebih efisien dibandingkan metode konvensional.








Komentar