Atasi Krisis SDM Kesehatan, Pemprov Papua Pegunungan Rekrut 61 Nakes Kontrak untuk Puskesmas
Titus menjelaskan, pemerintah sengaja memprioritaskan lulusan kesehatan yang sudah memiliki STR tetapi belum memperoleh pekerjaan tetap. Selain membantu memenuhi kebutuhan tenaga medis, program ini juga memberikan kesempatan bagi para tenaga kesehatan muda untuk memperoleh pengalaman kerja di lapangan.
Pendanaan program tersebut bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus). Untuk kontrak kerja selama satu tahun, pemerintah menyiapkan anggaran lebih dari Rp2 miliar.
Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan juga membuka peluang melanjutkan program serupa pada 2027 apabila kondisi keuangan daerah memungkinkan. "Jika kemampuan fiskal mencukupi, kami akan kembali membuka perekrutan tenaga kesehatan kontrak tahun depan," ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat layanan kesehatan hingga ke wilayah terpencil.
Menurutnya, tenaga kesehatan muda yang direkrut akan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di kabupaten-kabupaten yang masih membutuhkan tambahan SDM kesehatan.







Komentar