Wamenaker Ungkap Era Baru Dunia Kerja: Ijazah Saja Tak Cukup, Kompetensi Jadi Penentu Karier
BEKASI, DAILYKLIK.id — Dunia kerja Indonesia memasuki babak baru. Perusahaan kini tidak lagi hanya melihat latar belakang pendidikan atau gelar akademik, tetapi semakin menilai kemampuan nyata, keterampilan, dan kesiapan kerja para calon tenaga profesional.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan, perubahan besar akibat transformasi digital, otomatisasi, dan perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat kebutuhan industri terhadap sumber daya manusia ikut berubah.
Menurutnya, ijazah perguruan tinggi bukan lagi satu-satunya tiket untuk memasuki pasar kerja. Dunia industri kini membutuhkan tenaga kerja yang mampu beradaptasi, memiliki kompetensi praktis, serta siap menghadapi perubahan teknologi.
“Saat ini kita berada di era transformasi ketenagakerjaan yang bergerak sangat cepat. Dunia industri tidak lagi hanya mencari individu yang memegang selembar ijazah, melainkan mencari sarjana yang cakap dan memiliki kompetensi nyata,” ujar Afriansyah Noor saat memberikan kuliah umum pada Wisuda Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia) Tahun Akademik 2025–2026 di Bekasi, Sabtu (13/6/2026).
Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah kembali menggulirkan program MagangHub atau Pemagangan Nasional bagi lulusan diploma dan sarjana, khususnya para fresh graduate.