Sekilas Info

Unimed Lepas 10.000 Mahasiswa Relawan Bencana Sumatra, Terbanyak dari Sumut

Menurut Fauzan, penempatan mahasiswa disesuaikan dengan kebutuhan daerah terdampak. Sebaran relawan terbesar berada di Kabupaten Aceh Tamiang (Aceh), Kabupaten Tapanuli Selatan (Sumatra Utara), dan Kabupaten Agam (Sumatra Barat).

Salah satu kekuatan utama program ini adalah penerapan inovasi teknologi tepat guna hasil riset perguruan tinggi. Intervensi yang dilakukan mencakup pemulihan ekonomi masyarakat, penguatan layanan publik, pemenuhan kebutuhan kesehatan, hingga peningkatan keterampilan warga pascabencana. Di sektor pangan, mahasiswa mendorong ketahanan pangan berkelanjutan melalui diversifikasi pangan lokal, pertanian pascabencana, serta pengembangan hidroponik di lahan terbatas.

Selain itu, mahasiswa juga mengimplementasikan teknologi penyediaan air bersih, pencahayaan tenaga surya, pemulihan akses listrik, pendampingan kesehatan dasar, layanan psikososial, serta trauma healing bagi kelompok rentan.

Program ini mengadopsi pendekatan social impact challenge, yakni pemberdayaan masyarakat berbasis tantangan nyata yang diselesaikan melalui kolaborasi lintas disiplin antara mahasiswa dan dosen. Secara regulasi, program ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi dan menjadi bagian dari prioritas Presiden RI Prabowo Subianto dalam mendorong peran aktif generasi muda.

Rektor Unimed, Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., menyatakan bahwa kepercayaan menjadi tuan rumah pelepasan relawan sejalan dengan komitmen Unimed sebagai kampus berdampak. Ia menegaskan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian integral dari Tridarma Perguruan Tinggi.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dedy Hu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dedy Hu

Baca Juga