PIKI Sumut Angkat Isu Keadilan Ekologis di Tengah Rentetan Bencana
Medan, Dailyklik.id — Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sumatera Utara menyoroti urgensi keadilan ekologis seiring meningkatnya frekuensi bencana alam di Indonesia. Isu tersebut mengemuka dalam peringatan Dies Natalis ke-62 PIKI yang dirangkai dengan Perayaan Natal 2025 di Medan, Jumat (19/12).
Ketua DPD PIKI Sumatera Utara Naslindo Sirait menyampaikan, pergantian tahun seharusnya menjadi momentum harapan baru, namun justru diwarnai oleh banjir dan longsor di sejumlah daerah. Kondisi itu, menurut dia, kembali menguras perhatian pemerintah dan masyarakat pada penanganan darurat.
Data yang dipaparkannya menunjukkan, hingga pertengahan Desember 2025, bencana alam berdampak pada sekitar 1,7 juta warga. Ratusan orang meninggal dunia, puluhan lainnya hilang, serta ribuan rumah mengalami kerusakan dengan kerugian ekonomi yang ditaksir mencapai belasan triliun rupiah.
Naslindo menilai, eskalasi bencana tidak bisa dilepaskan dari tekanan manusia terhadap lingkungan. Alih fungsi hutan, perubahan tata ruang, hingga eksploitasi sumber daya alam dinilai memperbesar risiko dan memperparah dampak bencana.
Ia menegaskan, pendekatan penanganan bencana yang hanya berfokus pada respons pascakejadian tidak lagi cukup. PIKI mendorong kebijakan yang lebih menitikberatkan pada pencegahan, melalui pengelolaan lingkungan yang berkeadilan, penegakan regulasi, serta pendidikan publik yang berkesinambungan.