Protes Eksekusi Lahan Register 40 Dinilai Lukai Rakyat, Mahasiswa Tabagsel Geruduk Kantor Bupati Paluta
dailyklik.id, PALUTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (IMA Tabagsel) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati dan Gedung DPRD Padang Lawas Utara pada Selasa, 3 Juni 2025.
Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap dampak sosial yang timbul pasca-eksekusi lahan Register 40 oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) pada akhir April lalu.
Demonstrasi berlangsung damai dengan pengawalan ketat dari aparat TNI, Polri, dan Satpol PP. Massa menyuarakan keresahan masyarakat, khususnya petani sawit di wilayah Simangambat dan Ujung Batu, yang merasa dirugikan oleh kebijakan tersebut.
Koordinator Lapangan IMA Tabagsel, Habib Mulia Dalimunthe, menilai ada perlakuan tidak adil terhadap petani. Ia mengungkapkan dugaan adanya tekanan agar petani hanya menjual hasil sawit ke PT Agrinas Palma Nusantara, lengkap dengan pungutan sebesar Rp400 per kilogram. “Apakah negara hendak menindas rakyatnya sendiri?” seru Habib dalam orasinya.
Mahasiswa juga menyoroti proses peralihan pengelolaan lahan yang dinilai terburu-buru dan minim sosialisasi. Mereka khawatir pengabaian hak masyarakat dapat memicu konflik sosial yang lebih luas.