Sekilas Info

Pasien Cuci Darah di RSUD Djoelham Binjai Meninggal Dunia saat Cuci Darah 

Tiopan Tarigan dan rekannya ketika menunjukkan foto R Boru Ketaren yang telah meninggal dunia saat cuci darah (hemodialisis).

Pada 15 Februari 2025, pasien kembali menjalani HD sekitar pukul 09:00 WIB. Sekitar pukul 10:30 WIB, Tiopan melihat layar mesin menunjukkan "no water" sebelum meninggalkan ruangan untuk membeli kebutuhan ibunya.

Namun, pukul 12:15 WIB, ia mendapat telepon dari kakaknya yang mengabarkan kondisi pasien memburuk.

"Saat saya kembali ke ruang HD, saya melihat ada mobil pemadam kebakaran dan selang masuk ke ruangan. Saya juga melihat petugas kesehatan melakukan resusitasi pada mamak, tetapi mesin HD masih menunjukkan 'no water'. Pasien lain juga mengalami hal yang sama. Saat itulah saya sadar, mamak saya sudah meninggal," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Usai kejadian, Tiopan mencoba menemui pihak rumah sakit untuk meminta klarifikasi, namun tidak berhasil. Ia pun berencana menempuh jalur hukum, baik perdata maupun pidana.

Sementara itu, Kadis Kominfo Kota Binjai, Sofyan Siregar, mengatakan akan menindaklanjuti informasi tersebut kepada pihak manajemen rumah sakit. "Saya akan cek dulu ke pihak rumah sakit terkait kebenaran informasi ini," kata Sofyan.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Dedy Hu

Baca Juga