Sekilas Info

ILO Bahas Transformasi Pertanian dengan Kecerdasan Buatan untuk Tingkatkan Produktivitas dan Kondisi Kerja di Indonesia

Dalam sambutannya, Fahrurozi menyampaikan bahwa kecerdasan buatan sudah menunjukkan dampak positif pada produktivitas sektor pertanian. “AI adalah alat penting untuk mewujudkan program Asta Cita, visi Indonesia Emas 2045, serta komitmen global dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan dan perubahan iklim,” ujarnya.

Simrin Singh, Direktur ILO untuk Indonesia dan Timor-Leste, menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah, sektor swasta, dan pekerja untuk menciptakan kerangka kerja berbasis teknologi yang berpusat pada manusia. “Kecerdasan buatan dapat membantu membangun sektor pertanian yang lebih produktif, efisien, dan cerdas,” katanya.

Para panelis, termasuk Ketua Koperasi Peternakan Sapi Perah Bandung Selatan, H. Aun Gunawan, dan Wakil Presiden Senior PT Astra Agro Lestari, Muhammad Guruh, membagikan pengalaman mereka dalam memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan tanaman, kualitas produksi, dan optimalisasi rantai pasokan.

Mereka juga membahas bagaimana teknologi ini dapat mengatasi hambatan kritis, seperti akses pembiayaan melalui sistem skor kredit berbasis AI.

Forum ini juga melibatkan lebih dari 100 pemangku kepentingan dari berbagai sektor, yang mendiskusikan cara menggunakan AI untuk menciptakan kondisi kerja yang lebih baik, mengurangi risiko keselamatan kerja, dan meningkatkan perlindungan hak-hak tenaga kerja.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Dedy Hu

Baca Juga