Pelemahan Karet Dinilai Picu Penurunan Daya Beli di Sumut
Dailyklik.id, MEDAN - Sejumlah pengamat ekonomi menilai pelemahan kinerja industri karet menjadi faktor pemicu utama penurunan daya beli masyarakat di Sumut. Krisis ekonomi berpeluang terjadi jika harga barang mengalami kenaikan saat daya beli belum membaik.
"Yang memicu penurunan daya beli adalah pelemahan kinerja industri pengolahan sumber daya alam Sumut, khususnya perkebunan karet," ungkap Gunawan Benjamin, Pengamat Ekonomi dari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Jumat (4/10).
Dia menjelaskan, sampai dengan 2010 karet menjadi komoditas ekspor Sumut ke Jepang dan negara-negara lain di Eropa. Namun setelah itu, krisis ekonomi Amerika Serikat menekan pertumbuhan kinerja ekspor karet Sumut hingga stagnan.
Kapasitas produksi sejumlah perusahaan karet yang bertahan pun hanya pada kisaran 40%. Selebihnya memilih tutup sehingga memicu PHK dan menekan daya beli masyarakat.