Sekilas Info

Pasien dan Masyarakat Keluhkan Surat Rujukan di Puskesmas Walma 

Puskesmas Walma

Selain Gideon, perwakilan tokoh masyarakat setempat, Musen Silak, juga mengungkapkan keluhan serupa. Ia menjelaskan, kepala Puskesmas Walma tidak menetap di wilayah tugasnya, melainkan tinggal di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.

Akibatnya, banyak pasien yang membutuhkan perawatan lanjutan di rumah sakit besar, seperti di Wamena atau Jayapura, tidak mendapatkan surat rujukan yang diperlukan.

"Kami harus pergi berobat dengan biaya sendiri ke Wamena dan Jayapura tanpa surat rujukan. Bagi yang tidak mampu, terpaksa tinggal di sini tanpa perawatan yang memadai, bahkan ada yang meninggal," ujar Musen Silak.

Masyarakat setempat mempertanyakan komitmen pemerintah Kabupaten Yahukimo dalam memastikan pelayanan kesehatan yang memadai di wilayah mereka. Mereka mendesak agar kepala puskesmas yang baru dapat menetap di Walma dan memberikan pelayanan kesehatan yang baik.

"Kami sudah menderita selama 20 tahun tanpa pelayanan kesehatan yang layak. Kami berharap pemerintah melantik kepala puskesmas yang mau tinggal di sini dan melayani masyarakat dengan baik," tambah Musen.

Puskesmas Walma di Yahukimo

Masyarakat juga mengharapkan adanya sikap tegas dari pemerintah jika kepala puskesmas yang baru tidak menjalankan tugasnya dengan baik, agar segera digantikan oleh orang yang lebih kompeten dan berkomitmen untuk melayani warga di Walma.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Isak Silak
Editor: Deddi Gunawan
Photographer: Isak Silak

Baca Juga