Walikota Bobby Sebut Covid-19 di Medan Terkendali dan Tak Ada Omicron
Kemudian, Medan Selayang mencapai 24 kasus. Menurutnya, penyumbang terbesar kasus covid-19 umumnya adalah para pelaku perjalanan.
"Namun dari hasil tracing yang kita lakukan, mulai terjadi transmisi lokal karena saat tiba di Kota Medan mereka merasa dalam kondisi baik, padahal tengah dalam kondisi inkubasi dan tetap beraktivitas hingga akhirnya terjadi penyebaran,” ujarnya.
Dia menambahkan angka bed occupancy rate (BOR) saat ini dibawah 2 persen dan nihil angka kematian.
Guna mencegah peningkatan penyebaran covid-19 tersebut, kata Bobby, Pemko Medan bersama unsur Forkopimda terus mengimbau para pelaku usaha untuk menggunakan aplikasi PeduliLindungi di setiap lokasi usahanya masing-masing.
Hal ini dilakukan, lanjutnya, guna mengetahui dan mendeteksi pengunjung apakah sudah divaksin hingga dosis kedua dan tidak dalam kondisi terkonfirmasi covid-19.
“Untuk pembelajaran tatap muka (PTM), kita lakukan secara bertahap, tidak langsung 100%. PTM berlangsung sejalan dengan vaksinasi anak yang masih terus dilakukan. Hingga hari ini total persentase anak sudah mencapai 51, 70 persen. Kami juga berharap dukungan dan peran orang tua agar vaksinasi anak dapat berjalan lancar,” harapnya.








Komentar