Sekilas Info

Aliansi Organisasi Mahasiswa Minta Kapolri Evaluasi Irjen Panca

Hal yang sama turut disesali Ketua GMNI Sumut, Paulus P Gulo, menyebutkan bahwa kejadian tersebut bentuk kelalaian yang dilakukan oleh Irjen Panca Simanjuntak. Untuk mempertanggung jawabkannya, Kapolri diminta untuk memberi atensi khusus.

"Panitia harus diperiksa, dan pimpinannya harus bertanggungjawab," pungkas Gulo.

Paulus melanjutkan, pencopotan jabatan Kapolda karena lalai dalam tugas untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal yang sama, tutur Paulus, juga pernah dilakukan Kapolri terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sujana.

"Kami juga minta tindakan yang tegas dan perlakuan yang sama juga dilakukan. Masyarakat Sumut kuatir terhadap penyebaran cluster baru COVID-19, akibat kelalaian Kapolda," tegasnya.

Sementara Wakil Sekretaris Umum Badko HMI Sumut, Abdul Rahman menegaskan, pihaknya sangat mendukung kinerja Kapolri dalam penanggulangan dan penanganan virus Covid-19. Namun, terhadap kelalaian Kapolda Sumut Irjen Panca Simanjuntak sangat layak untuk ditindaklanjuti.

Gabungan Aliansi Organisasi Mahasiswa menyuarakan agar Kapolri Jenderal Lysto Sigit Prabowo mengevaluasi kinerja termasuk memberikan sanksi terhadap Kapolda Sumut. Seruan itu dikemukan melalui keterangan tertulis kepada wartawan di Medan, Sabtu (7/8/2021).

Apalagi, sebut Abdul lewat siaran persnya, Kapolri dalam program Presisinya, harus menerapkan kesamaan kedudukan setiap orang di depan hukum.

"Kesalahan itu terjadi saat Wakapolri Komjen Gatot melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi. Artinya, ada kesalahan yang sangat fatal," tandasnya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Devis/ril
Editor: Redaksi
Photographer: Doc Waspada

Baca Juga