1. Beranda
  2. Ekbis

Shopee dan Kemenekraf Latih 200 Santri di Solo Raya, Dorong Kemandirian Ekonomi Digital

Oleh ,

SURAKARTA, DAILYKLIK.id — Sebanyak 200 santri dari 22 pondok pesantren di wilayah Solo Raya mengikuti pelatihan Santri Matic (Santri Melek Teknologi) di Pondok Pesantren Al-Muayyad, Surakarta, pada 31 Oktober 2026. Program kolaborasi Shopee dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia itu bertujuan membekali santri dengan keterampilan digital untuk membuka peluang usaha.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program Generasi Melek Teknologi (GenMatic) yang telah menjangkau ribuan peserta di 14 kota dan kabupaten di Indonesia. Peserta diperkenalkan pada pemanfaatan ekosistem digital, mulai dari berjualan melalui Shopee, menjadi merchant ShopeeFood, hingga mengembangkan konten melalui Shopee Affiliate Program.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Teuku Riefky Harsya, mengatakan keterampilan digital dapat membuka peluang lebih luas bagi santri untuk mengembangkan potensi ekonomi pesantren.

Menurut dia, santri tidak hanya dapat memanfaatkan platform digital sebagai sarana dakwah, tetapi juga untuk memasarkan produk kreatif, seperti fesyen, kuliner, dan busana muslim, kepada pasar yang lebih luas. “Santri sebagai konten kreator dan affiliator dapat membantu mengakselerasi produk kreatif pesantren untuk bisa masuk ke pasar yang lebih luas,” ujar Teuku Riefky.

Ia berharap Santri Matic tidak berhenti pada pelatihan awal, tetapi dikembangkan secara nasional agar semakin banyak santri memperoleh akses terhadap keterampilan digital dan peluang ekonomi kreatif.

Berita Lainnya