Nama Bobby Nasution Disebut di Sidang Tipikor, Mahasiswa Desak KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jalan Sumut dan DJKA
Sahat juga menyebut majelis hakim meminta kehadiran Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Sumatera Utara. Berdasarkan catatan liputannya, ia mengatakan tidak mendengar adanya pencabutan atau koreksi atas perintah tersebut hingga persidangan berakhir.
Pernyataan Sahat itu menjadi salah satu sorotan dalam diskusi. Namun, permintaan menghadirkan seseorang sebagai saksi tidak dengan sendirinya menunjukkan bahwa orang tersebut terlibat dalam tindak pidana.
Sorotan terhadap perkara DJKA
Selain kasus proyek jalan, diskusi membahas perkara korupsi proyek jalur kereta api DJKA Kementerian Perhubungan wilayah Medan.
Advokat Andreas Bresman Sinambela, yang disebut sebagai bagian dari tim kuasa hukum Eddy Kurniawan Winarto, menilai kliennya menjadi korban dalam perkara tersebut. Peserta diskusi juga menyoroti sejumlah nama yang disebut berkaitan dengan perkara DJKA, termasuk mantan Menteri Perhubungan, Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara Lokot Nasution, dan Ketua Umum HIPMI Akbar Himawan Buchari.
Penyebutan nama-nama tersebut dalam diskusi tidak membuktikan keterlibatan mereka dalam tindak pidana. Dugaan terhadap siapa pun perlu diuji melalui proses hukum dan didukung bukti yang sah.








Komentar