Haris Pertama Kritik Dino Patti Djalal soal Singapura, Desak Kasus Karhutla Diusut Tuntas
Jakarta, DAILYKLIK.id - Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama mengkritik pandangan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal yang menilai tudingan Singapura berkonspirasi menjatuhkan ekonomi Indonesia tidak masuk akal. Haris meminta perdebatan tersebut tidak mengalihkan perhatian dari penegakan hukum terhadap dugaan keterlibatan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Haris menegaskan, hubungan diplomatik yang baik dengan negara tetangga tidak seharusnya menghalangi penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran hukum oleh perusahaan, baik nasional maupun asing.
“Saya menyayangkan cara Dino Patti Djalal membingkai persoalan ini. Jangan sampai kita terlalu sibuk meyakinkan publik bahwa Singapura tidak mungkin merugikan Indonesia, tetapi justru kurang memberi perhatian pada pertanyaan mendasar: siapa yang bertanggung jawab atas karhutla,” kata Haris dalam keterangan tertulis DPP KNPI.
Menurut Haris, dugaan konspirasi harus diuji berdasarkan fakta dan bukti. Pada saat yang sama, dugaan pelanggaran korporasi dalam kasus karhutla juga harus ditangani secara profesional tanpa dipengaruhi pertimbangan diplomatik maupun kepentingan ekonomi.
“Kalau memang tidak ada konspirasi, buktikan bahwa tidak ada konspirasi. Kalau perusahaan tertentu diduga terlibat dalam karhutla, biarkan aparat mengusutnya sampai tuntas,” ujarnya.