Soal Kebijakan Efisiensi Anggaran, BGN: No service ya no pay
JAKARTA, DAILYKLIK.ID - Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya merespons sejumlah keberatan dari mitranya, seperti Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) terkait kebijakan penghentian sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah.
Badan Gizi Nasional menegaskan keputusan tersebut diambil demi efisiensi anggaran dan kepentingan program yang lebih besar dari pada kepentingan mitra.
Wakil Kepala BGN sekaligus juru bicara, Agustina Arumsari, dalam keterangannya pada Minggu (21/6/2026), mengatakan tidak semua kebijakan dapat memuaskan seluruh pihak.
Menurut Agustina, pemerintah harus melihat tujuan utama program dan efektivitas penggunaan anggaran negara.
"Sebuah kebijakan itu tidak mungkin menyenangkan semua pihak. Tapi kita melihat tujuan dari program itu apa, kemudian kita melihat bagaimana efisiensi anggaran sesuatu yang mungkin lebih besar daripada kepentingan pihak tertentu yang kebetulan sudah menjadi mitra," katanya.
Agustna menjelaskan bahwa penghentian sementara MBG selama 18 hari masa libur sekolah dinilai wajar karena pada periode tersebut layanan memang tidak diberikan. Dengan demikian, pembayaran insentif kepada fasilitas pelayanan maupun mitra tidak dilakukan.
"Jadi rasanya fair ketika memang tidak beroperasi, no service ya no pay. Itu sesuatu yang memang wajar," ujarnya.