1. Beranda
  2. Daerah

Koalisi Warga Kecam Intimidasi Ambulans Non-Medis saat Evakuasi Korban Kecelakaan di Duren Sawit

Oleh ,

Dailyklik.id, JAKARTA – Insiden yang mengganggu rasa kemanusiaan kembali terjadi di jalan raya. Koalisi Warga untuk Keselamatan Jalan Raya mengecam keras aksi intimidatif dan pelanggaran prosedur yang dilakukan dua ambulans non-medis saat proses evakuasi korban kecelakaan di depan Mall Ciplaz, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (13/7/2025) malam.

Kejadian bermula ketika petugas ambulans Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jakarta Timur merespons laporan masyarakat tentang kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara sepeda motor. Petugas segera mengevakuasi korban dengan trauma kepala berat ke RS Islam Pondok Kopi (RSI JPK). Meski telah mendapatkan penanganan medis maksimal, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit (DOA – Death On Arrival).

Namun, insiden belum usai. Dua ambulans non-medis berpelat B 1455 VFR dan B 1940 SMJ tiba di RSI JPK, mengaku sebagai “Mitra Lantas”, dan mencoba mengambil jenazah secara paksa—tanpa seizin keluarga, tanpa aparat kepolisian, dan tanpa koordinasi resmi dengan rumah sakit. Lebih ironis lagi, sejak korban dievakuasi dari lokasi kejadian, kedua ambulans tersebut telah mengikuti ambulans PMI secara agresif, menggunakan sirine dan pengeras suara untuk mengintimidasi sepanjang perjalanan.

Koalisi Warga menyebut tindakan ini sebagai bentuk pelanggaran serius terhadap etika, hukum, dan prinsip kemanusiaan. Mereka menuntut klarifikasi dari Satwil Lantas Jakarta Timur atas status legal “Mitra Lantas” yang diklaim dua ambulans tersebut.

“Mereka bukan petugas medis, bukan bagian dari aparat, dan tidak punya wewenang mengambil jenazah tanpa prosedur yang sah. Ini sudah mengarah pada komersialisasi liar dan intimidasi terhadap petugas kemanusiaan,” ujar Bhima Putra, Koordinator Koalisi.

Berita Lainnya