1. Beranda
  2. Daerah

Ili Lewotolok Meletus 33 Kali dalam 6 Jam, Warga Diminta Waspada Guguran Lava dan Awan Panas

Oleh ,

Dailyklik.id, LEMBATA – Gunung Ili Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik tinggi. Dalam kurun waktu enam jam pada Minggu malam, 6 Juli 2025, gunung setinggi 1.423 meter di atas permukaan laut ini tercatat meletus sebanyak 33 kali, disertai suara dentuman dan lontaran material pijar ke berbagai arah.

Letusan terjadi mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WITA. Kolom abu berwarna putih hingga kelabu tampak membumbung hingga 400 meter dari puncak kawah. Material pijar terlontar dalam radius kawah, sementara dentuman terdengar dari intensitas lemah hingga kuat.

Secara visual, malam itu kondisi gunung terlihat cukup jelas. Asap tipis berwarna putih terpantau keluar dari kawah dengan tekanan lemah, setinggi sekitar 25 meter. Cuaca cerah dan suhu udara berkisar antara 24 hingga 27 derajat Celsius, dengan angin bertiup pelan ke arah barat.

Dari sisi kegempaan, Pos Pengamatan Gunungapi Ili Lewotolok mencatat adanya 33 gempa letusan dengan amplitudo 19,5–40 mm dan durasi 32–50 detik. Selain itu, terdeteksi pula 30 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2,9–15,6 mm dan durasi 21–32 detik.

Dengan meningkatnya aktivitas ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Ili Lewotolok tetap pada Level III atau Siaga.

Berita Lainnya