1. Beranda
  2. Pendidikan

Pentas Seni dan Kritik Sosial: SMPS Katolik Ratu Damai Tunjukkan Wajah Pendidikan Berkualitas

Oleh ,

Dailyklik.id, LARANTUKA – Pendidikan bukan sekadar hafalan dan angka di rapor. Pesan itulah yang ingin ditegaskan oleh SMPS Katolik Ratu Damai Waibalun, Kecamatan Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Lewat pentas seni dan bazar bertema “Merajut Kreativitas, Mengukir Prestasi” yang digelar Minggu (15/6/2025), sekolah ini memberi bukti nyata bahwa pendidikan bermutu bisa lahir dari keberanian, kreativitas, dan semangat kebersamaan.

Acara yang digelar di halaman sekolah ini menyedot perhatian banyak pihak, mulai dari Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Flores Timur, para orang tua siswa, hingga alumni. Di atas panggung, para siswa tampil memukau lewat paduan suara, film pendek, monolog, musik band, hingga teater yang sarat pesan sosial.

Salah satu penampilan paling mencolok adalah teater berjudul “Labirin Tanpa Pintu Keluar” yang secara satir mengkritik wajah pendidikan hari ini—terutama soal komersialisasi pendidikan. Seorang pemeran bahkan melontarkan kalimat tajam, “Mau sukses? Ya bayar. Mau dapat nilai? Ya bayar,” sambil mengacungkan uang kertas seratus ribuan.

Pesan ini bukan sekadar provokatif, tapi reflektif—menyoroti kondisi nyata yang sering diabaikan. Sekolah ini ingin menunjukkan bahwa pendidikan sejatinya adalah hak semua orang, bukan barang dagangan.

Kepala SMPS Katolik Ratu Damai, Sr. Yasinta Kleden menyampaikan, kegiatan ini adalah bukti semangat sekolah yang tak akan padam meski telah berusia 69 tahun. “Ini pertanda Ratu Damai tidak akan mati. Sekolah ini tetap hidup dan berjuang untuk pendidikan yang utuh: intelektual, karakter, dan keterampilan,” tegas Sr. Yasinta.

Berita Lainnya