1. Beranda
  2. Daerah

Lebaran Haji, Kampung Diselimuti Aroma Sate: Tradisi Unik Idul Adha di Sukabumi

Oleh ,

Dailyklik.id, SUKABUMI – Setiap kali Hari Raya Idul Adha tiba, ada satu hal yang hampir pasti terjadi di kampung-kampung di Sukabumi: udara dipenuhi aroma khas daging yang dibakar, menandakan tradisi nyate yang begitu melekat dalam perayaan kurban.

Idul Adha atau lebaran haji merupakan momen penting bagi umat Muslim. Selain menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, umat Islam yang mampu juga melaksanakan kurban dengan menyembelih hewan seperti sapi, kambing, domba, atau kerbau. Dagingnya kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial dan ibadah.

Namun di balik semangat ibadah itu, ada tradisi kuliner yang tak kalah menggembirakan: menyate daging kurban. Hampir di setiap sudut kampung, warga berkumpul, menusukkan potongan daging ke tusuk sate, lalu membakarnya di atas bara. Tradisi ini tak hanya mempermudah penyajian, tapi juga mempererat kebersamaan antarwarga.

“Iya, biasanya kalau lebaran pasti setiap kampung pada nyate. Soalnya daging kurban lebih praktis dimasak jadi sate, dan ini sudah jadi kebiasaan. Jadi tidak aneh kalau tiap kampung baunya jadi bau sate,” ujar Irwan, warga Sukabumi, Jumat (6/6).

Tradisi ini menjadi penanda khas yang membedakan Idul Adha dari hari raya lainnya. Saat bau sate menyeruak dari gang ke gang, bukan hanya lidah yang dimanjakan, tapi juga hati yang dipenuhi rasa syukur dan kebersamaan. Lebaran haji di kampung pun menjadi lebih semarak dengan semangat gotong royong dan cita rasa tradisi yang terus dijaga.

Berita Lainnya