1. Beranda
  2. Humaniora

Jurnalis Papua Desak Polisi Ungkap Kasus Teror Molotov di Kantor Jubi

Oleh ,

DAILYKLIK.ID, Jayapura - Koalisi Advokasi Keadilan dan Keselamatan Jurnalis di Tanah Papua mendesak Polda Papua untuk segera mengungkap kasus pelemparan molotov yang terjadi di Kantor Redaksi Jubi. Satu minggu pasca kejadian, para jurnalis bertemu dengan Wakapolda Papua, Brigjen Faizal Ramadhani, di Markas Polda Papua pada Rabu (23/10/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jayapura, Lucky Ireeuw, mengatakan, teror ini merupakan ancaman serius bagi jurnalis. "Pelemparan molotov ini sangat mengganggu psikologi kami sebagai jurnalis. Ini adalah bentuk terorisme," kata Ireeuw.

Ia meminta Polda Papua segera mengungkap pelaku untuk memberikan rasa aman kepada para jurnalis yang bekerja di Papua.

"Menurut kami, kasus ini seharusnya tidak sulit diungkap karena terjadi di dalam kota," tambahnya.

Senada dengan itu, Direktur PAHAM Papua, Gustaf Kawer, juga menyoroti bahwa dengan bukti yang ada, kasus ini seharusnya bisa diungkap dengan cepat. Ia meminta agar polisi bekerja secara transparan dalam menangani kasus ini.

"Buktinya sudah jelas. Kita butuh keberanian dan transparansi dari kepolisian," ujarnya.

Pemimpin Redaksi Jubi, Jean Bisay, yang turut hadir, menegaskan bahwa teror tersebut telah mengganggu aktivitas jurnalis Jubi.

"Jika pelaku tidak segera ditangkap, kami akan mempertanyakan keseriusan penyelidikan. CCTV sudah ada, barang bukti jelas, segera tangkap pelakunya," tegas Bisay.

Berita Lainnya