Sekilas Info

Dana Desa Tak Sesuai Peruntukan, Aliansi Mahasiswa di Alor Desak IRDA Periksa Kades Bukitmas

Aliansi IMP2 dan Gemparti didampingi para tokoh masyarakat Bukitmas saat menyerahkan pernyataan sikap kepada pejabat di IRDA Kabupaten Alor, Jumat siang, 15 September 2023.

Alor - Dua organisasi mahasiswa di Alor pada Jumat siang, 15 September 2023, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Aksi itu lakukan lantaran mereka kecewa terhadap Irda Kabupaten Alor yang tak kunjung menindaklanjuti laporan dugaan penyelewengan Dana Desa (DD) oleh oknum Kepala Desa (Kades) Bukitmas, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, berinisial YK.

Aksi aliansi dua organisasi kedaerahan asal pulau Pantar yakni Ikatan Mahasiswa Pulau Pantar (IMP2) dan Gerakan Mahasiswa Pantar Timur (Gemparti) itu hadir didampingi perwakilan tokoh masyarakat Desa Bukitmas.

Baca juga: Oknum Bendahara Kapitasi JKN Dinkes Alor Diduga Gelapkan Dana BPJS, Kepala IRDA Bungkam

Dalam unjuk rasa itu, Welem Mau mewakili Gemparti dan IMP2 mendesak Kepala Inspektorat Daerah (Irda) Kabupaten Alor Romelus Djobo agar menindaklanjuti laporan terkait dugaan penyelewengan keuangan desa oleh Kades YK yang telah disampaikan pada tahun 2021 lalu.

Welem Mau mengungkapkan bahwa pengaduan terhadap YK telah disampaikan oleh Ariston Salamahi mantan RT di Desa Bukitmas. Pengaduan terhadap YK terkait proyek air bersih.

"Akan tetapi pengaduan itu hingga saat ini tidak ditindaklanjuti oleh Irda Kabupaten Alor," ungkap Welem Mau di depan Kantor Irda Kabupaten Alor.

Baca juga: Polres Alor Panggil Ketua BK dan Tiga Anggota DPRD Alor, Begini Respon Ahli Hukum

“Dana desa yang di alokasikan untuk proyek air bersih ini senilai Rp521 juta lebih, seperti yang terpampang di papan informasi APBDes, tapi yang anehnya, di papan proyek itu hanya Rp319 juta,” terangnya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Herman RN Rula Un (Cr)
Editor: Redaksi

Baca Juga