1. Beranda
  2. Daerah

KNPI Sumut Surati Komisi VII Soal Semburan Gas Beracun PT SMGP

Oleh ,
Medan - PT Sorik marapi Geothermal Power (SMGP) kembali buat ulah. Kali ini tidak hanya pipa gas bocor, melainkan semburan gas beracun yang mengkibatkan korban nyawa terancam.

Akibat hal itu, DPD KNPI Sumut secara resmi telah menyurati Komisi VII DPR RI yang membidangi ESDM. Sura bernomor 086/B/KNPI-SU/IV/2022 dikirimkan pada Senin (25/4/2022) itu berisikan sejumlah hal. Termasuk di antaranya mendorong agar PT SMGP ditutup.

Bahkan kepada dailyklik, Ketua DPD KNPI Sumut Samsir Pohan telah berkomunikasi langsung dengan Wakil Ketua Komisi VII Maman Abdurrahman, Minggu (24/4/2022) malam.

"Bang Maman selaku Wakil Ketua Komisi VII menegaskan akan membawa kasus SMGP ke Panja DPR. Beliau (Maman Abdurrahman) akan merekomendasikan agar perusahaan itu ditutup karena sudah berulangkali menimbulkan korban," kata Samsir Pohan didampingi Wakil Ketua Bidang Lingkungan Hidup KNPI Sumut, Dian Taufik Ramadhan.

Samsir menegaskan laporan kepada Komisi VII DPR RI sebagai bagian upaya pemuda mengawal kasus yang berkenaan dengan rakyat.

"Dan PT SMGP telah berulangkali berulah serta menyebabkan korban manusia. Ini jelas harus disuarakan," tegasnya.

Selain ke Komisi VII DPR RI, surat yang sama juga dikirimkan kepada Gubernur Sumatera Utara dan Ketua DPRD Sumatera Utara.

Sementara itu, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sendiri saat ini telah menghentikan sementara aktivitas PT SMGP yang meliputi pengeboran dan uji air sumur panas bumi sampai waktu yang belum ditentukan di wilayah Madina, Sumatera Utara (Sumut).

Keputusan ini diambil Direktorat Jenderal (Ditjen) Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM menyusul insiden kebocoran sumur gas milik PT SMGP di Madina, yang membuat 21 orang pingsan akibat terhirup gas beracun pada Minggu (24/4/2022).

Keputusan tersebut tertuang dalam surat Ditjen Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Kementerian ESDM nomor T-1365/EK.04/DEP.T/2022 yang diteken Direktur Panas Bumi/Kepala Inspektur Panas Bumi Kementerian ESDM, Harris.

Sedangkan, Manajemen PT SMGP menyebut peristiwa tersebut akibat terjadinya well kick yang menyebabkan semburan lumpur dari dari salah satu sumur.

"Well kick ini mengeluarkan semburan lumpur yang diikuti dengan keluarganya H2S," kata Head Corporate Communications PT SMGP Yani Siskartika dilansir sejumlah media.

Berita Lainnya