Sekilas Info

Ferdinand Hutahaean Sebut PGI Kerasukan Setan, Aktivis 98: Dia Pendukung Oligarki

Ketua Majelis Nasional Perhimpunan Pergerakan 98 Sahat Simatupang
Ketua Majelis Nasional Perhimpunan Pergerakan 98 Sahat Simatupang

Jakarta-Pegiat media sosial yang juga mantan pengurus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menuding Persekutuan Gereja - Gereja di Indonesia (PGI) kerasukan setan karena mengeluarkan sikap terhadap gonjang - ganjing hasil Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK, Jumat (28/5/2021) saat menerima sembilan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Pusat PGI, Jakarta.

Dalam cuitan tangkap layar media sosial Ferdinand, dia memposting kalimat: entah setan apa yang merasuki PGI ini. Dia juga menulis kalimat : visi misi PGI bukan jadi pembela orang yang ingin mempertahankan jabatannya dan tidak berpolitik tapi ikut - ikutan berpolitik.

Ferdinand menuding PGI mengurus yang bukan urusannya dan bukannya memperjuangkan gereja dan jemaatnya agar mudah beribadah. Cuitan Ferdinand mendapat reaksi pro - kontra netizen.

Baca juga: PGI Meminta Presiden Turun Tangan Menyelamatkan KPK

Ketua Majelis Nasional Perhimpunan Pergerakan 98 Sahat Simatupang menanggapi tudingan Ferdinand tersebut. Menurut Sahat, kehadiran penyidik senior KPK Novel Baswesan dkk ke Kantor Pusat PGI hal yang sangat wajar karena tuduhan kepada dia dan pegawai yang tak lulus TWK.

"Bung Ferdinand itu gak ngerti dampak opini liar kepada Novel Baswesan dkk dituduh intoleran dan radikal hanya karena tidak lolos TWK. Itu sama saja saat zaman orde baru di kartu tanda penduduk mantan tapol PKI diberi kode khusus. Stigma itu harus dilawan. PGI bertindak tepat dan berharap Presiden Jokowi turun tangan," kata Sahat, Sabtu (29/5/2021).

Selanjutnya 1 2
Penulis: Bejo
Editor: redaksi

Baca Juga