Sekilas Info

Tepuk Bokong Pelayan Warung, Bagaimana Nasib Lurah Jaya Rahmat Jamhari?

Lurah Pekayon Jaya, Rahmat Jamhari memberikan keterangan soal kasus dugaan asusila yang menjeratnya.[Suara.com/Imam Faisal]
Lurah Pekayon Jaya, Rahmat Jamhari memberikan keterangan soal kasus dugaan asusila yang menjeratnya.[Suara.com/Imam Faisal]

Jakarta-Rahmat Jamhari mengaku menepuk bokong penjaga warung kopi berinisial ER yang melaporkannya ke polisi atas dugaan asusila.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Abdul Rozak usai memanggil Lurah Pekayon Jaya  itu terkait dengan kasus dugaan asusila tersebut.

Dalam pemanggilan tersebut, Abdul Rozak mengatakan, Rahmat Jamhari mengaku tidak melakukan tindakan asusila seperti pelaporan ER. Yakni, memegang bokong hingga meramas payudara.

Walau mengaku tidak melakukan hal tersebut, Rahmat Jamhari mengungkapkan kalau dirinya menepuk bagian bokong perempuan penjaga warung kopi yang mengantarkan pesanan es teh manisnya itu.

"Lurah Pekayon Jaya menjawab bahwa dia tidak melakukan seperti yang disangkakan, tapi diakui oleh beliau bahwa saya menepuk sampai dipraktikkan, menepuk pantat kalau bahasa kasarnya, bokong si wanita tersebut," kata Rozak, Senin (3/8/21).

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: redaksi
Editor: Bejo

Baca Juga